Jawa Tengah
Semarang
Tempat Ibadah
unik
Wisata
'Bahtera Nabi Nuh' di Pinggiran Kota Semarang
Sudah pernah mendengar kisah Nabi Nuh? Seorang nabi yang
diperintah Allah untuk membangun kapal/bahtera besar guna menyelamatkan kaumnya
dari banjir bandang. Meskipun kini keberadaan
bahtera Nabi Nuh masih menjadi misteri, kita masih dapat melihat ‘replika’nya
dalam bentuk sebuah masjid unik dan cantik di Semarang
Hah serius lu wa??
Iya dong. Kapan sih gua bohong? *padahal sering
Sebenarnya, kunjungan ke Masjid Kapal ini merupakan sebuah
ketidaksengajaan. Bermula ketika gua
melakukan prasurvei untuk proposal skripsi ke salah satu Desa Wisata di Kecamatan
Mijen. Ketika perjalanan pulang tak sengaja kulihat tulisan papan penunjuk
bertuliskan ‘Masjid Kapal’. Hmmm menarik.... Capek abis survei plus
panas-panasan, sepertinya solat dan istirahat di Masjid Kapal adalah sebuah
pilihan menarik.
FYI : Kalian harus tau
guys……. Proposal skripsi gua akhirnya ditolak… wwkw. Tapi hikmahnya, gua bisa
berkunjung ke rumah Allah yang megah ini.
![]() |
Masjid 'Kapal' Semarang |
Disebut Masjid Kapal karena bentuk bangunan ini menyerupai
kapal, dengan badan bagian bawah dilapisi kayu berwarna cokelat sementara bagunan
utamanya berwarna putih. Masjid ini dibuat
terlihat seperti mengapung karena di sekeliling masjid ini dibangun kolam ikan.
Masjid ini bernama asli Masjid Safinatun Najah milik yayasan Safinatun
Najah Pekalongan.
Dibangun di tanah seluas 4000m2, bangunan ini terdiri atas 4
lantai yang fungsinya berbeda-beda. Lantai pertama digunakan sebagai ruang pertemuan, balai
pengobatan, dan tempat wudhu. Lantai kedua dan ketiga digunakan sebagai tempat ibadah, serta lantai empat merupakan
tempat untuk melihat pemandangan sekitar yang masih berupa hutan dan sawah.
Masjid Kapal Semarang dibangun dengan panjang 50 meter, lebar 17 meter, dan
tinggi 14 meter.
![]() |
Lantai 2 |
![]() |
Lantai 3 |
![]() |
Pemandangan dari lantai 4 |
![]() |
kubah di lantai 4 |
Masjid ini sempat viral di awal peresmiannya tahun 2017
silam. Banyak pengunjung yang antre dan berdesakan untuk melihat masjid ini.
Tetapi hal yang sebaliknya terjadi ketika gua berkunjung. Gak banyak pengunjung
yang datang ke masjid ini. Hanya ada satu keluarga berisi 5 orang yang datang
dan salat di masjid ini.
![]() |
Tampak depan |
Boleh dibilang akses menuju ke masjid ini cukup sulit. Selain
tanda penunjuk jalan yang langka, jalan menuju masjid ini juga berlubang dan
rusak. Padahal masjid ini memiliki potensi besar untuk menjadi ikon wisata baru
Kota Semarang.
Gak perlu mengeluarkan kocek ekstra untuk berkunjung ke
masjid unik ini. Hanya dengan Rp 3000 per orang, pengunjung sudah bisa
menikmati kemegahan rumah Allah yang terletak di alan Kyai Padak, Kelurahan
Podorejo, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang ini.
Tidak ada komentar